Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwakarta menghadiri sosialisasi pengelolaan Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Diklat Kehutanan Purwakarta yang diselenggarakan oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BP2SDM) pada Kamis (22/10). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan dalam mendukung pengelolaan kawasan hutan secara kolaboratif.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), dinas terkait, Perhutani, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta jajaran BP2SDM Wilayah IV. Hadir mewakili Administratur KPH Purwakarta Avid Rollick Septiana, Wakil Administratur KPH Purwakarta Mulyana Kurniawan, didampingi Asper/KBKPH Sadang dan KRPH Pondok Salam.
Turut hadir Camat Pondok Salam, Kapolsek Pondok Salam, Danramil Purwakarta, Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah II Purwakarta, Kepala Desa Salammulya, perwakilan masyarakat Kampung Panenjoan, Ketua DKM Masjid Assalam, serta pengelola Kebun Persahabatan. Dari BP2SDM Wilayah IV, hadir jajaran tata usaha, penyuluhan, koordinator jabatan fungsional, penyuluh kehutanan, pejabat fungsional, dan staf terkait.
Wakil Administratur KPH Purwakarta, Mulyana Kurniawan, menyampaikan bahwa kolaborasi dan komunikasi antarpemangku kepentingan merupakan aspek penting dalam mendukung pengelolaan KHDTK Diklat Kehutanan Purwakarta.
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini. Pengelolaan KHDTK Diklat Kehutanan Purwakarta memerlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, aparat kewilayahan, hingga masyarakat sekitar. Perhutani KPH Purwakarta siap bersinergi untuk mendukung pengelolaan kawasan yang optimal, menjaga fungsi ekologis hutan, serta mendorong manfaat positif bagi masyarakat,” ujar Mulyana.
Sementara itu, perwakilan BP2SDM Wilayah IV menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut menjadi sarana untuk menyamakan pemahaman mengenai fungsi dan arah pengelolaan KHDTK di antara pengelola, instansi pemerintah, dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komunikasi dan koordinasi yang lebih baik dalam pengelolaan KHDTK Diklat Kehutanan Purwakarta, sehingga fungsi kawasan sebagai sarana pendidikan dan pelatihan kehutanan dapat berjalan selaras dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan serta memperhatikan kondisi sosial ekonomi masyarakat sekitar.