PURWAKARTA, PERHUTANI (28/07/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwakarta melaksanakan patroli pengamanan bersama Polisi Hutan (Polhut) guna mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menyasar titik-titik rawan di wilayah kerja Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sadang, termasuk pengawasan langsung di sekitar Pos Keamanan Hutan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Cibatu, seiring memasuki musim kemarau, Senin (27/07).
Patroli gabungan tersebut bertujuan mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan, meningkatkan pengawasan terhadap kawasan rawan, serta memastikan kondisi keamanan hutan tetap terjaga selama musim kemarau. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya preventif dalam mencegah pelanggaran yang berpotensi merusak kawasan hutan.
Administratur KPH Purwakarta, Avid Rollick Septiana, melalui Kepala BKPH , M. Ramdan, Danru Polhut Wiratma dan anggota. menyampaikan bahwa kegiatan patroli preventif ini merupakan langkah proaktif dalam menjaga kelestarian ekosistem hutan serta melindungi fungsi kawasan dari ancaman kerusakan akibat kebakaran, baik yang disebabkan oleh faktor alam maupun aktivitas manusia.
“Patroli pencegahan Karhutla ini rutin kami tingkatkan, terutama di titik-titik rawan wilayah BKPH Sadang. Kehadiran petugas Polhut bersama jajaran pengamanan lapangan di pos-pos pantau bertujuan untuk mempersempit ruang gerak potensi pelanggaran hukum sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar agar bersama-sama menjaga kelestarian hutan dari bahaya kebakaran,” ujarnya.
Selain memantau kondisi fisik kawasan, petugas juga menyiagakan sarana prasarana serta mengoptimalkan fungsi pos pantau keamanan hutan untuk merespons dengan cepat apabila ditemukan adanya indikasi darurat Karhutla. Perhutani KPH Purwakarta terus mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan, untuk meningkatkan kepedulian dan tidak melakukan kegiatan pembukaan lahan dengan cara membakar demi kelestarian lingkungan bersama.